Ahad, Oktober 10, 2010 | Filed in:
Orang yang berakal, tidak berdukacita kerana miskin,
bahkan yang menjadikannya berdukacita ialah sekiranya ia berkurangan akal
dan tidak mengerjakan amal soleh.
Yang meninggikan darjat seseorang ialah akal dan
adabnya, bukan asal keturunannya.
Pergaulan mempengaruhi didikan otak.Oleh itu,
untuk kebersihan jiwa hendaklah bergaul dengan oarang-orang beradab dan
berbudi mulia yang dapat kita kutip manfaatnya. (Hamka).
Sifat utama pemimpin ialah beradab dan mulia hati. ( Imam Al-Ghazali).
Undang-undang adab dan budi pekerti membentuk kemerdekaan bekerja.Undang-undang akal membentuk kemerdekaan berfikir.Dengan jalan menambah kecerdasan akal,bertambah murnilah kemerdekaan berfikir. (Hamka).
Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak yang empunya dan jangan berlaku zalim di atasnya. ( Hamka).
Jangan ditanya siapa orang itu,tetapi tanyalah siapa temannya.Kerana teman saling mencontohi.
Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya, yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: "Ini (Nabi) tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan seperti kamu makan dan minum seper...ti yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaatinya, nescaya kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi [Al-Mukminun:33 & 34]
Sifat utama pemimpin ialah beradab dan mulia hati. ( Imam Al-Ghazali).
Undang-undang adab dan budi pekerti membentuk kemerdekaan bekerja.Undang-undang akal membentuk kemerdekaan berfikir.Dengan jalan menambah kecerdasan akal,bertambah murnilah kemerdekaan berfikir. (Hamka).
Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak yang empunya dan jangan berlaku zalim di atasnya. ( Hamka).
Jangan ditanya siapa orang itu,tetapi tanyalah siapa temannya.Kerana teman saling mencontohi.
Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya, yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: "Ini (Nabi) tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan seperti kamu makan dan minum seper...ti yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaatinya, nescaya kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi [Al-Mukminun:33 & 34]
This entry was posted on 10/10/2010 03:40:00 PG
You can follow any responses to this entry through
the RSS 2.0 feed.
You can leave a response,
or trackback from your own site.
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)

0 comments:
Catat Ulasan