Alhamdulialah setelah beberapa minggu tiba di sp bru hari in dapat aku keluar ngan kawan jalan2 [Almaklum masuk sja kolej bertimbun assigment menimpa] aduh!!! AKU INIGIN MENCARI KETENAGAN.
NIAGA ... begitulah tajuk untuk entry kali ini
Oleh kerana badas rasa sengal2 sikit coz demam kawan aku suggest kita beli "AIR KELAPA"
aku OK tanda setuju 1 biji = RM 3.50 deal
yang aku nak kongsi bagaimana si cilik berniaga.
selepas kelas petang terus mengantikan tempat mencari rezeki yang pada dasarnya adalah tugas kedua ibu bapanya.
cekalnya diri si cilik lebih terserlah pabila biji kelapa yang dipilih dikupasnya sendiri FUHHHH tabik spring lah. sehinggalah air itu siap dibungkus dan boleh dminum .. ergghhh Alhamdulilah kenyang.
ok klu sapa x caya citer aku nih p la kat industri bakar arang SP. kedai jualair kelapa selepas stesen patronas sebelum sampai tesco selatan SP.
ok SELAMAT MALAM.
Itulah hati.. Yg bersitanya tak mampu di diarahkan..
Yang kecondongannya tak mampu di atur..
Yang inginnya tak mampu di tekan..
Itulah hati, yg debarnya tak mampu dikendali..
...Yg buncahan bahagianya tak mampu di tutupi..
Yg jeritanx tak mampu di redam..
Itulah hati..
Dia
mengendali lakunya sendiri.. Kendati ribuan tali kekang ku pasangkan..
Tetap saja sulit untuk ku arahkan.. Maka kan ku dapat diriku dalam lelah
yang berkepanjangan.. Karenamu duhai hati..
Diriku bgt paham
akan langkah yg mulai menyalahi.. Begitu tahu akan terjalx jalan yg ku
pilih.. Tapi bersitanx duhai hati, begitu kuat.. Seakan ribuan medan
magnet menarik ke arahnya.. Ada apa dgn mu duhai segumpal daging di
dada?
Sungguhkah diri ini telah mengendali dgn baik?
Tepatkah tali kekang telah ku pasang dgn benar? Ataukah..
Memang ku sengaja melemahkan kendaliku?
Ataukah tali kekang itu memang sengaja ku kendorkan..
Duhai beningnya qalbu..
Adakah syahwat mulai bermain d dalamx? Apakah putihmu telah ternoda bercak? Aku bingung, aku lelah..
Beribu macam tanya hadir dlm benakku.. Bermain di relung terdalam..
Ku coba..
Ku tahu mata adalah jendela hati.. Maka ku coba tundukkan pandanganku.. Agar tak dapat menatapmu.. Namun tahukah?
Di
bawah ku dapati jejak kakimu, dan kembali ku melangkah bermain menapak
jejakmu.. Berlari mencari tepinya dgn harap menemukanmu.. Lalu apa
gunanya ku tundukkan pandanganku?? Jika kakiku tetap menapak di atas
jejakmu..
Tapi tetap ku coba..
Ku mulai menghapus
bayangmu.. Ku kurung diriku dalam ruang gulita tak berpendar.. Agar
lenyap semua bayangan tentangmu.. Tapi tahukah?
Semakin ku liputi
diriku dalam gelap semakin jelas cahayamu nanar dalam tiap pejam ku..
Lalu untuk apa gulita jika selalu ku temukan cahayamu dalam tiap
pejamku?
Dan akan tetap ku coba..
Ku coba menanam ribuan
duri tentangmu d hati, ku semai racun agar kau tak tumbuh merekah dlm
dada.. Ku pasang tembok pembatas antara hatimu dan hatiku..
Tapi tahukah? Tiap duri yg ku semat tumbuh merangkai namamu..
Tiap racun yg ku tabur menjadi obat penawar luka..
Tiap tembok yg ku pasang, merambat hijau lumut melukismu..
Lalu apa lagi yg harus ku perbuat? Sunggu aku dalam lelah tak bertepi.. Dalam luka yg menganga.. Dalam jerit tak terucap..
Maka ku coba..
Ku
hapus air mataku bukan dgn sapu tangan karena ku tahu tak akan mampu
menyembunyikan sembabnya.. Maka ku hapus tiap tetesnya dgn wudhu yg
menyejukkan.. Berharap tiap bercak noda d hati ikut luluh dan tersaput..
Ku
pasang pembatas dgnmu bukan dgn duri, racun ataupun tembok.. Karena ku
tau itu pun tak berguna.. Tapi dgn hamparan hijab syariat.. Dgn ilmu
penawar hati.. Dengan lingkaran majelis zikir..
Tak akan ku coba
hapuskan bayangmu, tapi ku kan mencoba menatapmu dgn biasa, mencintaimu
dgn ikhlas.. Tanpa sedikitpun ingin memilikimu, tanpa sebersitpun ingin
menggapaimu.. Dan ku mulai meninggalkan jejakmu.. Ku kan mbuat jejak
sendiri di tiap langkahku menapak menuju cinta yg jauh lbh abadi..
Ketahuilah,
tak akan ku coba menghapus cintamu, tp kan ku tutupi dgn cinta yg jauh
lbh agung.. Cinta yg jauh lbh indah dan membumbung.. Yg ku yakin, Dia yg
menentukan akhir dari tiap jejak kita..
Ku harap, suatu hari
nanti, kaupun melangkah ke arah yg sama dgnku menuju cintaNya.. Agar
kelak jejak kita dapat bertemu d ujung IradahNya..
------***-------
Aztriana..
Makassar, 170710. 13.18 \(^,^)/
Dalam sebuah kehidupan
Demi untuk mengecapi
Hasrat murni di dalam hati
Usaha dengan doa
Masanya akan tiba
Dengan restu Illahi
Kelak pasti akan ditemui
Suluhkan cahaya di hati terang (Allah)
Tunjukkan jalan seandainya hilang (Allah)
Tegakkan perjalanan yang bakal ditempuh
Tegakkan semangat bila runtuh
Setibanya di sisiMu ku berserah
Terimalahku hambaMu Allah
HambaMu Allah
Sekiranya takdir menguji
Cekalkanlah hasrat di hati
Semoga kesusahan bisa
Mengajar erti terus asa
Usaha dengan doa
Masanya akan tiba
Dengan restu Illahi
Kelak pasti akan ditemui
Suluhkan cahaya di hati terang (Allah)
Tunjukkan jalan seandainya hilang (Allah)
Tegakkan perjalanan yang bakal ditempuh
Tegakkan semangat bila runtuh
Setibanya di sisiMu ku berserah
Terimalahku hambaMu Allah
Dengan restu Illahi
Kelak pasti akan ditemui
Suluhkan cahaya di hati terang (Allah)
Tunjukkan jalan seandainya hilang (Allah)
Tegakkan perjalanan yang bakal ditempuh
Tegakkan semangat bila runtuh
Setibanya di sisiMu ku berserah
Terimalahku hambaMu Allah
HambaMu Allah
HambaMu Allah
ha aku meluat sungguh dengan perangai sesetangah owrang yg suka copy n paste kerja owrang senag2 pastu senag lenag dia jugaklah dapat markaha lebih yang aku nih ken amarah lagi kenapa copy yang owrang? xboleh ker buat ayat sendiri!! iskh mau saja aku aku melawan cakap si lecture yang pilih bulu tuh ,," SIAPA YANG TIRU SIAPA???" tapi just ignore it ya aku sedar aku pelajar siapalah aku untuk mengakkan benang yang basah tu kan ... FUh kapan lagi ya yang benar akan MENANG???
wah ..aku sokong perubahan yang adry wat dalam persembahan proteja dia..
tapi xbermakna aku menyokong acara tersebut [just xmau da salah paham] aku suka cuma cara dia wat persembahan dimana proteja adry seolah2 membuat persembahan duet bersama arwahyarham Sudirman. Tahniah aku ucapkan walau x menang ia seolah2 membuka sedikit mata penonton inovasi sebuah pesembahan pentas ...
Yang ABADI adalah KENANGAN,
Yang IKHLAS hanya dari HATI,
Yang TULUS hanya dari SANUBARI,
Tidak mudah mencari yang HILANG,
Tidak mudah mengejar IMPIAN,
Namun lebih susah mempertahankan yang ADA,
Walaupun tergenggam bisa terlepas juga.
Ingatlah pada pepatah,
“Jika kamu TIDAK MEMILIKI apa yang kamu SUKAI,
maka SUKAILAH apa yang kamu MILIKI saat ini”
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif…
Hidup bagaikan MIMPI…
Seindah apapun,
Begitu terbangun semuanya SIRNA tak berbekas.
Rumah mewah bagai istana,
Harta benda yang tak terhitung,
Kedudukan dan jabatan yg luar biasa, namun…
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi,
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki.
Apalagi yang mau diperebutkan ?
Apalagi yang mau disombongkan ?
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani.
Jangan terlalu perhitungan…
Jangan hanya mau menang sendiri…
Jangan suka menyakiti sesama …
Apalagi terhadap mereka yang berjasa dalam hidup kita ini…
Belajarlah mengasihi setiap hari…
Selalu berlapang dada dan mengalah,
Hidup ceria,
Bebas leluasa…
Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan… .
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan…
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus….
Semoga renungan ini bisa menjadi motivasi…
Untuk kita menjadi manusia yang lebih baik dan bahagia……
tak pernah terlintas di benakku
saat pertama kita bertemu
sesuatu yang indah tumbuh dalam gundah
harum dan merekah
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
** tulus hatimu buka mataku
tegar jiwamu hapus raguku
membuncah di hati harapan dan suci
menyatukan janji
reff:
bunga-bunga cinta indah bersemi
di antara harap pinta padaNya
Tuhan tautkanlah cinta di hati
berpadu indah dalam mihrab cinta
repeat **
repeat reff
repeat *
memboncah di hati harapan dan suci
dalam mihrab cinta
lagu ini tenringat akan sebuah perjanjian yang telah dibuat masa kecik dulu [cinta monyet yg entah bila pengakhirannya . adalah ia akan berakhiran dengan kegembiraan ataupun dengan kedukkaan

